Rabu, 10 Februari 2016

LAPORAN PPL

LAPORAN PPL
BAB II
MASALAH YANG DI ALAMI PRAKTIKAN SELAMA PELAKSANAAN PPL KEPENDIDIKAN
2.1 Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Berbagai masalah yang dialami praktikan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), di antaranya :
1.      Model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang di buat praktikan berbeda-beda per orangnya maupun per program studi, sehingga praktikan terkadang menemui kendala dalam melakukan, meminta masukan/pendapat sesama praktikan.
2.      Model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang ditentukan oleh guru pamong/pembimbing untuk praktikan berbeda dengan buku panduan.
3.      Praktikan masih mengalami kesulitan dalam menentukan metode pembelajaran yang tepat dengan materi pembelajaran dan kondisi peserta didik.
4.      Praktikan masih belum sepenuhnya memahami kurikulum 2013 yang baru-baru ini menjadi pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran dalam kelas.
2.2 Proses Penampilan
1.      Dalam proses penampilan belajar masalah yang dihadapi adalah kepercayaan diri dan ketegasan yang masih jauh dari kata sempurna (khususnya untuk yang baru pertama kali mengajar), sehingga masih banyak praktikan yang mengalami demam panggung saat tampil di depan kelas. Hal ini menyebabkan kecanggungan antara siswa dengan murid dalam melakukan proses pembelajaran.
2.      Kesulitan dalam menerapkan durasi waktu pembelajaran sesuai dengan yang telah direncanakan dalam RPP.
3.      Metode pembelajaran yang telah direncanakan dalam RPP terkadang tidak dapat berjalan sesuai rencana.
4.      Kurangnya persiapan yang matang sebelum melaksanakan KBM, karena sebagian dari kami diminta secara mendadak untuk mengajar dan membuat proses penampilan pun seadanya.
2.3 Partisipasi Dalam Kehidupan Sekolah / Tempat Latihan
      Partisipasi dalam kehidupan sekolah yang di lakukan Praktikan, yaitu :
1.      Ikut serta dalam pelaksanaan Upacara Bendera yang dilaksanakan tiap hari Senin bersama dengan Kepala Sekolah dan Guru-guru.
2.      Ikut serta dalam pelaksanaan tugas piket guru. Dimana seluruh praktikan dikenakan giliran piket guru.
3.      Ikut serta dalam segala kegiatan/acara yang diadakan oleh sekolah seperti IHT (In House Training) Pengimbasan Kurikulum 2013, tim pengawas seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN), pengawas Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
4.      Ikut serta dalam kegiatan ekskul, seperti kegiatan ekskul SEC.
2.5  Proses Bimbingan
2.5.1        Dengan Guru Pembimbing PPL
Praktikan selalu menyempatkan diri untuk meminta bimbingan kepada guru pamong khususnya bila mengalami kendala/kesulitan. Baik dalam penyusunan RPP maupun ketika proses penampilan.
Guru pamong senantiasa memberikan saran terkait dengan pembelajaran yang hendak praktikan lakukan. Sebelum latihan mengajar di kelas, praktikan terlebih dahulu mengonsultasikan perangkat mengajarnya kepada guru pamong. Guru pamong tak segan-segan memberi bantuan kepada praktikan baik yang menyangkut penyusunan perangkat maupun latihan mengajar di kelas. Guru pamong memberikan saran dan kritik yang membangun kepada praktikan yang tentu sangat bermanfaat.

2.5.2        Dengan Dosen Pembimbing PPL
Bimbingan yang dilakukan antara praktikan dengan dosen pembimbing selama kegiatan PPL berlangsung dengan baik. Kemudahan dan kesiapan yang diberikan oleh Dosen pembimbing membuat suasana bimbingan lebih nyaman dan santai sehingga praktikan dapat dengan mudah melakukan diskusi secara langsung dan terbuka dengan Dosen pembimbing. Hal-hal yang dikoordinasikan mengenai materi yang diajarkan,  sistem pengajaran yang baik, kesulitan-kesulitan selama PPL, masalah-masalah yang menghambat selama PPL, informasi-informasi terbaru dari tempat PPL, serta pelaksanaan ujian praktik mengajar.

2.6  Peserta PPL Kependidikan (Praktikan)
Masalah yang timbul diantara praktikan dikarenakan kurangnya sosialisasi antara para praktikan sebelum dimulainya praktek PPL, masalah – masalah yang timbul diantaranya yaitu :
1.      Sedikitnya jumlah peserta praktikan diantara praktikan dari kelompok lain, menyebabkan kurang terorganisirnya kegiatan selama PPL seperti kegiatan piket harian.
2.      Masih banyaknya praktikan yang belum mengerti dan paham akan kerjasama dan peran masing-masing dalam kelompok serta kurangnya pemahaman akan berorganisasi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar