Hallo sahabat blogez :)
pagi ini saya ditemani pengalaman masa lalu.
saya akan coba kupas sedikit tentang Bell Palsy.
apa yang blogez pikirkan ketika melihat gambar di bawah ini ?
pagi ini saya ditemani pengalaman masa lalu.
saya akan coba kupas sedikit tentang Bell Palsy.
apa yang blogez pikirkan ketika melihat gambar di bawah ini ?
ya, terlihat seperti biasa namun sesungguhnya itu sebuah gejala atau penyakit "Bell's Palsy".
Bell's Palsy adalah suatu penyakit yang menimpa wajah namun hanya sebagian wajah saja yang terkena penyakit tersebut. Bell's Palsy juga bisa disebut penyakit Lumpuh Wajah sebagian yang mungkin menimpa sebelah kanan atau kiri bagian wajah penderita. ia akan mendorong wajah ke bawah.
jika kita lihat gambar diatas, yang terkena penyakit itu adalah bagian kiri gambar, tapi ternyata yang sebenarnya terkena lumpuh adalah bagian kanan sehingga ia mendorong otot kiri untuk terus bekerja.
Bell’s
palsy merupakan penyakit yang penyebabnya tidak
diketahui (idiopatik) dan bersifat akut. Biasanya
penderita mengetahui kelumpuhan fasialis dari teman atau keluarga atau pada
saat bercermin atau sikat gigi/berkumur. Pada saat penderita menyadari bahwa ia
mengalami kelumpuhan pada
wajahnya, maka ia mulai merasa takut, malu, rendah diri, mengganggu kosmetik dan
kadang kala
jiwanya tertekan terutama
pada
wanita dan pada penderita yang mempunyai profesi yang mengharuskan ia untuk
tampil di muka umum. Seringkali timbul pertanyaan di dalam hatinya, apakah
wajahnya bisa kembali secara
normal
atau tidak.
kekhawatiran yang timbul mungkin akan sangat besar, tapi tidak usah khawatir karena penyakit ini terkadang akan hilang dengan sendirinya. namun alangkah lebih baik jika kita sedini mungkin memeriksakan kondisi ke dokter setempat. proses penyembuhan penyakit ini terbilang cukup lama. pertama-tama kita harus tahu sejauh mana penyakit ini terasa. jika sudah diketahui maka dokter pun akan segera memberikan pertolongannya yaitu dengan meminta penderita untuk menjalani rutinitas "fisioterapi" selama proses penyembuhan. selain itu penderita diminta untuk menjalani serangkaian kegiatan di rumah seperti mengunyah permen karet, atau belajar meniup lilin. terlihat sepele namun ini akan berakibat baik untuk si penderita. dan alhasil kira-kira dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan penderita akan sembuh dari penyakit tersebut.
sekian semoga coretan ini memberi manfaat bagi kalian semua :)
